hari ini kuliah jam 10. tapi bosen di rumah n akhirnya ke kampus pagi2. sebelum ke kampus aq sarapan dulu di tempat biasa klo harus pergi pagi (jam 7an) n butuh sarapan. sampai di kampus dengan keadaan basah kuyup. truz buka laptop dan kepikiran sesuatu buat posting ke blog usang ini :)) . udah lama banget sih sbenernya aku pengin posting ini.

lets get back to 2006… … … done. waktu itu pelajaran kesenian diasuh oleh bu Tyas, yang terbilang masih guru baru. waktu itu aq dan teman2ku sekelas XI-IA 2 dijadikan kelompok2, untuk tugas akhir kesenian. Dan ada beberapa cowok yang ditunjuk untuk tugas akhir menari, termasuk aku. Whoaaaa… awalnya aq canggung. “Lho, bu? Kog saya?”, tanyaq. aku agak lupa jawaban beliau, tapi yang jelas kata beliau aku cocok untuk nari. Hmmmm…..

Aku dan cowok2 laen pun latihan selama -+ 2 minggu bersama adik kelas yang ikut ekstra tari. Awalnya sih kikuk gitu, tapi setelah terbiasa, jadi nyantai aja. Just take it easy, boy!!

Akhirnya tiba juga saat pementasan. Waktu dirias, karena pertama kali dirias, aku agak risih dengan peralatan rias. Uhh.. untungnya aq dirias tak hanya oleh bu Tyas, tetapi jg dibantu oleh kakak2 kelas dari smadapas yang udah lulus
maupun yang belum lulus.

Jadi inget ma mbak Maidani. Gimana kbr dia ya?? aq kog ga pernah liat dia di dunia maya (e.g. Facebook, Friendster, etc.)

Setelah selesai dirias, aq merasa ada sesuatu yang hinggap di tubuhku sehingga mood-ku begitu bersemangat untuk menari. What a good mood!!

Kelas XII-IA 3 kumasuki dengan gembira walaupun nilai2ku pas2an. Bu Tyas ketiban (he?? emang durian apa??) proyek untuk mengisi acara di pembukaan Invitasi Bola Basket Smada. Whoaaa… nari lagi?? Tapi yang ini lebih seru, coz aku berpasangan dengan cewek adik kelas. Dia begitu imut, semampai (semeter tak sampai, hahaha…), dan emmm… apa lagi ya, sekarang pun aq lupa namanya sapa, hehehe…:). yah… latihan lagi dengan begitu cepat, karena waktu kita begitu mepet, ditambah lagi bu Tyas bingung mo nampilin apa.

Hari H pun tiba, akhirnya kami telah siap dengan penampilan berpasang2an. Sayangnya kami salah pilih waktu menampilkan aksi kita. Maksudnya, pada saat gladi bersih pembukaan IBS, tarian kita yang seharusnya jadi surprise, akhirnya ga surprise lagi coz kita menampilkan tarian itu secara penuh. Lapangan basket yang tadinya terasa panas pun akhirnya jadi ga panas lagi, karena aku begitu fokus dengan tarianku.Totalitas yang begitu mendalam seperti merasuk ke dalam diriku ketika aku sudah dirias dan siap untuk tampil.

Waktu begitu cepat berlalu. Akhir bulan Juli, sebuah pesan masuk ke HPku. Ternyata sebuah berita duka perginya bu Tyas karena kanker rahim. Rasanya ingin menangis ketika mengingat ini kembali :( . Sekarang ingin rasanya aku menari lagi, ikut UKM tari, dan nari lagi, nari lagi.. oh senangnya. Tapi apakah rasanya masih sama seperti dulu?? entah…