Intel, Processor Ramah Lingkungan: Short Comment

Konstanta dielektrik melambangkan rapatnya fluks elektrostatik dalam suatu material bila diberi potensial listrik. Konstanta dielektrik ini menjadi parameter dalam berbagai peralatan elektronik, terutama transistor. Semakin tinggi nilai K maka kapasitas transistor semakin besar. Sehingga ketika sedang off, arus yang masih keluar sangat sedikit sedangkan ketika sedang on, arus yang keluar sangat besar.

Ya, aku setuju dengan apa yang beliau (Muhammad Hilmy Alfaruqi) katakan. Namun ketika membaca paragraf berikutnya

Kemudian timbal. timbal sudah lama digunakan dalam pembuatan prosesor sebagai paduan dalam proses soldering. … Riset Intel Corp. menemukan pengganti timbal, yaitu tin – silver – copper solder (lead free). Adapun keunggulan material tersebut yaitu titik leburnya lebih tinggi dari timbal, yaitu 220 derajad Celsius, nilai kekuatan meningkat, dan juga ramah lingkungan.

Aku jadi ingat pada sebuah tulisan di Komputek mengenai RoHS pada bahasan yang sama. apakah material Hi-K tidak rusak gara-gara suhu setinggi ini? Mudah-mudahan tidak, karena sekarang semua orang berusaha agar dapat mengembangkan teknologi tanpa merusak lingkungan.Selengkapnya, lihat di link ini.