Perkuliahan telah memasuki tahun ketiga. kadang kala terbersit di pikiranku pertanyaan-pertanyaan ini:

  1. mau ambil bidang minat NCC apa RPL? knapa harus RPL? tidakkah kamu mencintai jaringan dan keluarga *nix-like
  2. semester 6 mau KP di mana? di lt.4 bareng cak Jujung dkk? atau di ITSNet, atau di mana?
  3. setelah lulus kuliah mau kerja di mana?

jawaban untuk nomor 1, aku akan menempuh kuliah bersama orang-orang NCC, kebanyakan dari mereka adalah pecinta Linux dengan berbagai level kemampuan. Ada yang emang bener-bener geek, biasa-biasa aja, dan level novice pun ada. hmm…. semoga bisa lulus 4 tahun dengan IPK yang manteb. amin. Untuk pertanyaan nomor dua, belum kepikiran sama sekali. Fallbacknya paling juga KP di lantai 4 bareng cak Jujung dkk.

untuk yang nomor 3 ada dua pilihan yang begitu meragukan, yaitu: programmer dan musician. Kenapa kog meragukan, karena aku menyukai keduanya, namun skill-ku pas-pasan di keduanya. Programming di dunia nyata butuh pemikiran algoritma yang manteb supaya bisa menembak masalah dengan tepat dan cepat, dan mental programming-ku bukan mental champion. Dunia musik yang aku gemari, yaitu musik jazz, tak banyak peminatnya. Aku ragu aku bisa mencukupi kebutuhanku dengan berkecimpung di dunia musik jazz (apalagi di republik tercinta ini), jikalau enggak didukung dengan skill musik yang out-of-the-box, bisa-bisa kontrak dengan label rekaman tak bisa lama-lama.

Di benakku, aku ingin memadukan keduanya menjadi sesuatu yang cukup indah. Ketika aku sudah cukup mapan menjadi programmer, aku akan melirik dunia musik dan menjadikannya lebih berwarna. Laptopku tak lagi butut, melainkan laptop yang cukup sophisticated, dengan (teteup) tertanam 2 OS di dalamnya: Mac OS X dan Linux. Aku ingin punya MacBook Pro. Dengan berbekal itu aku merintis kiprahku di dunia musik, bersama teman-teman lama yang mungkin mau kuajak untuk ikut berkiprah bersamaku. Nanti akan kulihat, kalau aku lebih nyaman berkiprah di dunia musik, akan kutinggalkan dunia programming (yang gelap itu +_+’). Tapi kalau musikku tak terlalu disuka orang, programming tidak jadi kutinggal =))

Aku akan mengawali kiprah di dunia musik dengan genre pop jazzy (layaknya Abdul, Ecoutez, d’Cinnamons). Ketika penjualan rekamanku sudah manteb, aku akan bikin studio yang multifungsi. Gimana multifungsinya? Selain dibuat rekaman grup musik pada umumnya (1 drum set, beberapa gitar dan bas), juga bisa dibuat rekaman untuk format paduan suara, dengan sistem perekaman multichannel sehingga bisa dibuat kanal tersendiri untuk Sopran, Alto, Tenor dan Bass supaya bisa diedit secara individual pada software. Ketika aku bosan berkarya dengan grup musikku, aku akan membuat suatu mahakarya dengan menyatukan paduan suara dengan gamelan. Wew… gimana tuh? Aku yakin itu pasti bisa, dengan semangat, usaha, dan doa. Dan aku akan meminta tolong dari almamaterku sendiri, dan mungkin kampus sebelah juga akan aku ikutkan.

Aku juga ingin dikenal orang sebagai pengamat musik jazz selain daripada musisi jazz. Aku berharap idealisme jazz-ku tidak turun sedikitpun! Kalaupun harus turun, jangan banyak-banyak deh :) kasihan temen-temenku juga.

Mudah-mudahan rencana ini bisa jadi kenyataan. Semangat Ben!!