Menguasai Ilmu

Beberapa waktu lalu, ketika sedang ngendon di lab, aku didatangi oleh seorang junior yang akan demo program untuk ujian akhir matakuliah pemrograman jaringan. Oleh dosennya (kebetulan sang dosen sangat mengenalku), dia diwajibkan menggunakan bahasa Python, bahasa pemrograman favoritku <3 Dia bertanya mengapa program ini tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya. Kemudian aku balik bertanya, tugas yang seharusnya seperti apa. Daaann… sepertinya dia tidak benar-benar memahami tugasnya.

Seperti biasa, aku menyalin programnya di lingkungan laboratorium dan membuka sebuah terminal. Lalu aku lihat dan telusuri alur program diantara beberapa file.

shit happens when a programmer who really care about curly braces and semicolons and forgetting indentations try to code something using Python.

Setengah jam berlalu, aku harus segera meninggalkan laboratorium karena ada janji dengan seorang teman di gereja. Di tengah jalan aku baru menyadari bahwa si junior disuruh oleh dosennya untuk membuat multi-client chat server, menggunakan SQLite untuk *backend *database-nya, dan kalimat chat nya sudah disediakan dalam sebuah modul Python.

Pertanyaanku untuk blogpost ini adalah: dapatkah kita menilai seberapa jauh seseorang menguasai suatu ilmu dengan pertanyaan yang dia ajukan atas masalah yang dia hadapi?