kemarin aku berkenalan dengan seorang developer yang adalah suami dari teman ibuku waktu kuliah. Awalnya aku mengontak dia demi mencari ide untuk tugas akhir. Ternyata dia mengembangkan sebuah bahasa pemrograman yang bernama Qu. Aku googling dan akhirnya ketemu reponya di sourceforge. Katanya siih Qu ini object-oriented dan aku belum baca dokumentasi dan helpnya. yang aku baca malah sample code-nya. Ini komentarku sekaligus tanggapan beliau:

  1. untuk Qu-lang, gayanya mirip Python dan Google Go, tapi saya masih lebih menyukai gaya method overloading seperti di C# dan Java. sudah saya coba di server FreeBSD di lab, dan hasilnya error :D

Qu saya ciptakan jauh sebelum Python, apalagi Google Go. Siapapun yang mengatakan pada saya bahwa C# dan Java lebih baik, sebaiknya belajar dulu yang benar. Ada beberapa konsep di Qu yang sama sekali tidak dapat anda lakukan dengan bahasa static semacam C# dan Java. Overloading? Get real kiddo. Learn your stuff first!

Dari balasannya yg agak menohok ini aja aku udah yakin, bahasa dan konsepnya dia sbenernya bagus, tapi 1 hal penting yang dia nggak punya: marketing. Dia nggak punya strategi marketing yang bagus untuk mempromosikan bahasa pemrogramannya. Seandainya dia punya strategi marketing yang bagus, bahasanya dia mungkin akan lebih dahulu dikenal sebelum Python dan Google Go (kalo apa yg dia bilang di kalimat pertama tanggapannya dia itu bener).

Sebagus dan sebrilian apapun konsep suatu proyek, apabila tidak bisa menarik orang untuk ikut mengembangkan dan mencoba, tidak lebih baik dari suatu proyek yang konsepnya tidak sebagus proyek tadi, tapi mendapat respon yang positif dan cukup banyak orang yang ingin terlibat dalam proyek tersebut.

yang pengen ngerti apa sih itu Qu, ke sini aja.