Bukan kuliah yang semakin geje (meski ada beberapa yg demikian, hehehehe…), tapi akhir-akhir ini band-band dan lagu-lagu pop yang diciptakan di negeri tercinta ini makin lama makin tak jelas. Contohnya Ungu. Apa sih maksudnya mereka bikin lagu yang genrenya dianggap dangdut oleh beberapa kalangan? Pernah suatu kali aku mendengarkan radio yang memutar musik pop. Ketika penyiar membaca request, ada beberapa yang minta lagu “Pernahkah Kau Merasa” dari Ungu itu diputar. Tapi apa kata sang penyiar, “yaaa… ‘kan lagu ini dangdut, jadi gak bisa diputer di sini, denger aja radio itu…” Kalo menurutku, mungkin Ungu sudah bosan dengan lagu dengan format band yang biasanya, sehingga mereka menciptakan lagu kayak gitu. Atau mereka udah gila kali… hehehehehe….

Lain cerita dengan Kuburan Band. Ketika pertama kali dengar namanya aja, kayaknya band ini genrenya punk rock, yang suka teriak-teriak gak jelas kayak gitu (meski bgitu, ada lo temen SMA yang suka dengan musik kayak gitu, hehehehe…). Eeee…. ternyata, mereka itu tak jauh berbeda dengan band-band macam Project Pop, tapi lebih bersifat band (klo Project Pop kan lebih ke lawaknya). Pertama kali denger lagunya aja udah bikin cekikikan. Terutama pada bagian “… C A minor D minor ke G, ke C lagi. A minor D minor, ke G, ke C lagi… “. Hahahahahahahahahahahahaha….. ada aja idenya. Klo lagu itu dinyanyikan dengan nada dasar G atau F atau yang lain, syairnya perlu ganti gak ya?

Hmmmm… mudah-mudahan aja ide-ide gila kayak gini membuahkan hasil yang positif. amen.