jumat lalu seperti biasa, aku latihan koor dari jam setengah 8 sampai jam 10 malam. pas mau pulang, tiba-tiba salah seorang cewek Sopran mendatangiku:

dia: ben, temenin aku pulang ya. aku takut pulang sendirian
ben: yaa…
dia: trus, klo mau berangkat latihan aku juga bareng ya.
ben: yaaa.. bisa deh.

nggak nyangka banget kalo dia bakal memintaku kayak gini. lalu di tengah jalan:

dia: ben, nanti makan dulu ya. aku belum makan tadi
ben: ya. aku juga belum makan kog

bodohnya: 1) di tengah jalan tanpa sengaja aku melewati jalan yang tergenang air, dan airnya nyiprat ke kakinya dia dan membasahi celananya [yg bawah doank kog :(], dan 2) aku mengantar dia sampai di ujung gang masuk kosnya aja [emang sih dia bawa motor sendiri, cuma minta aku temani]

sampai di tempat makan, kita makan [ya iya lah, masak nyanyi? ngamen la’an!]. Dia cerita dari siapa dia ikut Cae [nickname of our choir], gimana kuliahnya, dan lain-lain. Dia juga sempet minta tolong buat tugasnya [FYI dia adalah mahasiswi jurusan Matematika di suatu perguruan tinggi, yang jelas bukan ITS :D].

Seandainya aku ambil bidang minat KCV, mungkin aku sedikit banyak masih bisa bantu dia. [padahal yo arek-arek ndek kampus gag ono sing nggawe M**le]

Hari minggu kita tugas koor di gereja. Kebetulan gerejanya (sedikit) lebih deket dari biasanya. Pagi-pagi sekali aku SMS dia, ditunggu tak kunjung dibalas SMSku. “ah paling bangun kesiangan ni anak”, gumamku. Karena aku gag tau di mana tepatnya kos2an dia, aku gag berusaha mampir dan menelepon dia [dan aku sendiri juga agak kesiangan]. Dan ternyata benar…

dia: sorry ya ben. SMSmu nggak tak bales.
ben: kamu kesiangan ya?
dia: iya ???? [nyengir beneran]

entah kenapa setiap aku SMS yang isinya nyapa dan bertanya sedang apa, dia tak pernah membalas. banyak tanda tanya terbersit di benakku

kenapa sih? kamu udah punya pacar kah? apa kamu emang gag suka sama SMSku yg kayak gitu? dll.

mbuh ah…