Ungkapan hati seorang `calon cracker`

Tulisan ini ditulis di atas blocknote pada tanggal 31 Mei 2008 pukul 3.16pm

Hari ini aku sedang nyantai di Pasuruan. Sore ini aku sedang mereningukan apa yang dikeluhkan ayahku tentang aku. Katanya, berapa sudah uang yang terbuang untukku karena setiap barang yang dibelikan untukku selalu rusak. Aku jadi berpikir

Bagaimana caranya aku mengembalikan apa yang telah terbuang tadi

Lalu…

Ah, aku mau jadi maling di internet, berbekal laptop dan jaringan hotspot, ditambah distro Linux khusus hacking, aku mau cari-carilubang (baca: security hole & vulnerabilities) yang enak untuk dimasuki, kemudian aku ambil sejumlah uang dari rekening seseorang, lalu aku kasih ke rekening ayahku 8 juta, dan kedua adikku masing-masing 2.5 juta

Kemudian aku berpikir lagi…

Ahh… tapi itu ‘kan dilarang dalam 10 perintah Allah. Kamu tahu bahwa kamu enggak boleh mengingini yang bukan hak kita. Itu DOSA!!

Aku menitikkan air mata…

Coba deh, ingat-ingat kembali cerita tentang 5 hacker yang pernah tampil di PCMedia, setiap akhir cerita dari mereka tidak pernah mengalami keterpurukan. Ada yang jadi jurnalis ternama, pengamat IT security, dan lain-lain. Ingat juga pesan Yesus bahwa kita harus **baik hati seperti merpati **dan cerdik seperti ular. Jadi kata maling harus dicoret dari otakmu. Dalam hacking, kita harus melihat kode etik hacker, yaitu berbagi pengetahuan secara gratis dan tidak mengambil yang bukan haknya. Ketika sistem target telah berhasil disentuh, tinggalkan pesan di situ dan segeralah keluar.